<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bangjeyy&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://bangjeyy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangjeyy.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 May 2010 10:03:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bangjeyy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bangjeyy&#039;s Blog</title>
		<link>http://bangjeyy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bangjeyy.wordpress.com/osd.xml" title="Bangjeyy&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bangjeyy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/05/06/11/</link>
		<comments>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/05/06/11/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 10:03:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangjeyy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangjeyy.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER Jaringan komputer adalah kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi tertentu (Wagito, 2005). Perangkat yang terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node. Hal ini memungkinkan pengguna dapat bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama, dan menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=11&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>BAB I</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER</strong></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Jaringan komputer adalah kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi tertentu (Wagito, 2005). Perangkat yang terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node. Hal ini memungkinkan pengguna dapat bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama, dan menggunakan sumber daya jaringan (hardware dan software) ada.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Sebuah jaringan komputer biasanya terdiri dari 2 buah komputer atau lebih dan melakukan data sharing antar komputer. Informasi dan data bergerak melalui media komunikasi. Media komunikasi yang dipakai dalam membuat jaringan komputer antara lain adalah kabel, jaringan telepon, gelombang radio, satelit, bluetooth atau infra merah. Pemakaian media komunikasi ini akan tergantung pada kegunaan dan ukuran jaringan.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Jenis-Jenis Jaringan Komputer </strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ;</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>1. Local Area Network (LAN)</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce,misalnya printer) dan saling bertukar informasi.</span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>2. Metropolitan Area Network (MAN)</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">televisi kabel.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>3. Wide Area Network (WAN)</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesinmesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>4. Internet</strong></span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang<br />
seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>5. Jaringan Tanpa Kabel</strong></span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Client-server </strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Peer-to-peer </strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">.</span></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>BAB II</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>KOMPONEN DASAR JARINGAN KOMPUTER</strong></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Untuk dapat membangun sebuah jaringan, ada beberapa komponen dasar yang harus dipenuhi yaitu:<br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>Komponen Fisik</strong></span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
a. Unit Komputer</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Sediakan minimum 2 unit computer atau beberapa computer sesuai kebutuhan, Komputer-komputer ini nanti nya yang bertindak sebagai server dan ada juga ya</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">ng berperan sebagai workstation<br />
b. Kartu Jaringan atau LAN Card ( Network Interface Card)</span> </span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Secara kasat mata LAN Card dapat dikenali dengan mudah dari bentuknya yang umumnya memiliki port (lubang colokan) seperti yang terdapt pada telepon namun sedikit lebih besar. Komponen ini biasa nya sudah terpasang secara onboard pada beberapa computer yang dijual dipasaran saat ini, jika belum berarti Anda harus menambahkannya dengan cara menanamnya pada slot PCI/ISA dibagian mainboard computer Anda..</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">c. Kabel Jaringan</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kabel</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> dalam sebuah jaringan digunakan sebagai penghubung. Meskipun sekarang sudah ada teknologi jaringan tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel yang biasanya digunakan untuk membangun sebuah jaringan antara lain:</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">c.1 Kabel Twisted Pair</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"> <span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kabel ini terdiri dari beberapa kabel yang saling melilit. Adapun dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe kabel ini yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dengan lapisan aluminium foil dan Unshielded Twisted Pair (UTP)</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">c.2 Kabel Coaxial</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktur luar kemudian dibungkus dengan bahan semacam PVC sebagai la</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">pisan isolator luar.</span> </span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">c.3 Fiber</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kabel fiber optic terdiri atas inti serat kaca dan dibungkus lapisan luar seperti kabel-kabel umumnya</span></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><br />
d. Konektor</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan LAN card yang ada di CPU computer Anda. Jenis konektor ini di sesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya rj-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial sedangkan tipe kabel fib</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">er optic digunakan konektor ST.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">e. Tang Kriping</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Tang kriping Berfungsi untuk menjepit kabel dengan konektor yang telah terpasang sehingga tidak mudah lepas pada saat instalasi. Penggunaan tang ini disesuai kan dengan jebis kabel yang akan anda gunakan untuk membangun jaringan.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">f. Hub</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Hub adalah komponen jaringan yang memiliki colokan (port-port). Umumnya hub memiliki jumlah port mulai dari 4, 8, 16, 24 sampai 32 plus 1 port (uplink) untuk menghubungkan ke server atau ke hub lain. Hub digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">g. Bridge dan Switch</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Bridge digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah walaupun menggunakan media penghubung dan model atau topologi berbeda. Jadi mirip dengan jembatan pada kehidupan sehari-hari kita. Sedangkan Switch bentuknya mirip dengan hub, bedanya switch lebih pintar karena mampu menganalisa data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ketujuan. Selain itu juga ia memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau se</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">baliknya.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><br />
h. Router</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Seperti bridge, router juga dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan model LAN bahkan WAN.</span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Komponen Non Fisik</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Selain komponen fisik yang telah dijelaskan sebelumnya, ada juga komponen non fisik bila kita akan belajar membangun sebuah jaringan, antara lain :</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">a. Operating Sistem untuk Komputer</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Ada banyak operating system yang dapat Anda gunakan untuk membangun jaringan computer. Untuk computer server biasanya Microsoft Windows NT 4 Server, Microsoft Windows 2000 Server, Microsoft Windows 2003 Server, Novell Netware serta Linux. Sedangkan untuk client/workstation Anda dapat menggunakan Microsoft Windows 98, ME, 2000 Profesional, XP dan distro linux.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">b. Protokol Jaringan</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Protokol Jaringan adalah aturan-aturan yang digunakan dalam jaringan sehingga computer-komputer anggota jaringan dan computer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. TCP/IP (Tranmission Control Protokol/Internet Protokol) adalah protocol.</span></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>BAB III</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>TOPOLOGI JARINGAN</strong></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan </span><em><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">resource</span></em><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.</span></span></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="color:#333333;">Arsitektur topologi merupakan bentuk koneksi fisik untuk menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada sistem</span><span style="color:#333333;"> </span><a href="http://teknik-informatika.com/local-area-network/"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#101a52;"><strong>LAN</strong></span></span></span><span style="color:#101a52;"><strong> </strong></span></a><span style="color:#333333;">terdapat tiga topologi utama yang paling sering digunakan: bus, star, dan ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi topologi tree dan mesh yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Dengan populernya</span><span style="color:#333333;"> </span><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://teknik-informatika.com/media-transmisi-wireless/"><span style="color:#101a52;"><strong>teknologi nirkabel</strong></span></a></span></span><span style="color:#333333;"> </span><span style="color:#333333;">dewasa ini maka lahir pula satu topologi baru yaitu topologi wireless. Berikut topologi-topologi yang dimaksud:</span></span></p>
<ol>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	Bus</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	Ring (Cincin)</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	Star (Bintang)</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	Tree (Pohon)</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	Mesh (Tak beraturan)</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	Wireless (Nirkabel)</span></span></li>
</ol>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong><span style="color:#333333;">Topologi Bus</span></strong></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.</span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Secara 	sederhana pada topologi bus, satu kabel media transmisi dibentang 	dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup dengan 	“terminator” atau terminating-resistance (biasanya berupa 	tahanan listrik sekitar 60 ohm).</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Prinsip Topologi Bus</strong></span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Pada titik 	tertentu diadakan sambungan (tap) untuk setiap terminal.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Wujud dari 	tap ini bisa berupa “kabel transceiver” bila digunakan “thick 	coax” sebagai media transmisi.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Atau 	berupa “BNC T-connector” bila digunakan “thin coax” sebagai 	media transmisi.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Atau 	berupa konektor “RJ-45” dan “hub” bila digunakan kabel UTP.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Transmisi 	data dalam kabel bersifat “full duplex”, dan sifatnya 	“broadcast”, semua terminal bisa menerima transmisi data.</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Koneksi kabel-transceiver pada topologi Bus</strong></span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Suatu 	protokol akan mengatur transmisi dan penerimaan data, yaitu</span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span></span><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://teknik-informatika.com/protokol-ethernet/"><span style="color:#101a52;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>Protokol 	Ethernet atau CSMA/CD</strong></span></span></a></span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Pemakaian 	kabel coax (10Base5 dan 10Base2) telah distandarisasi dalam IEEE 	802.3, yaitu sbb:</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong><span style="color:#333333;">TABEL: Karakteritik Kabel Coaxial</span></strong></span></p>
<table border="1" cellspacing="3" cellpadding="2" width="456">
<col width="187"></col>
<col width="141"></col>
<col width="102"></col>
<tbody>
<tr valign="TOP">
<td width="187"></td>
<td width="141"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">10Base5</span></strong></td>
<td width="102"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">10Base2</span></strong></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="187"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Rate 				Data</span></strong></td>
<td width="141"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">10 Mbps</span></td>
<td width="102"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">10 Mbps</span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="187"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Panjang 				/ segmen</span></strong></td>
<td width="141"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">500 m</span></td>
<td width="102"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">185 m</span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="187"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Rentang 				Max</span></strong></td>
<td width="141"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">2500 m</span></td>
<td width="102"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">1000 m</span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="187"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Tap 				/ segmen</span></strong></td>
<td width="141"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">100</span></td>
<td width="102"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">30</span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="187"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Jarak 				per Tap</span></strong></td>
<td width="141"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">2.5 m</span></td>
<td width="102"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">0.5 m</span></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="187"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Diameter 				kabel</span></strong></td>
<td width="141"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">1 cm</span></td>
<td width="102"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">0.5 cm</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Melihat 	bahwa pada setiap segmen (bentang) kabel ada batasnya maka 	diperlukan “Repeater” untuk menyambungkan segmen-segmen kabel.</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Perluasan topologi Bus menggunakan Repeater</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelebihan topologi Bus adalah:</span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Instalasi 	relatif lebih murah</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kerusakan 	satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client 	lainnya</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Biaya 	relatif lebih murah</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelemahan topologi Bus adalah:</span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Jika kabel 	utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Bila kabel 	utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kemungkinan 	akan terjadi tabrakan data(data collision) apabila banyak client 	yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong><span style="color:#333333;">Topologi Ring (Cincin)</span></strong></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="color:#333333;">Topologi ring biasa juga disebut sebagai topologi cincin karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan</span><span style="color:#333333;"> </span><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://teknik-informatika.com/concentrator-hub/"><span style="color:#101a52;"><em><strong>concenrator</strong></em></span></a></span></span><span style="color:#333333;"><em> </em></span><span style="color:#333333;">pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.</span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Secara 	lebih sederhana lagi topologi cincin merupakan untaian media 	transmisi dari satu terminal ke terminal lainnya hingga membentuk 	suatu lingkaran, dimana jalur transmisi hanya “satu arah”.</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Tiga fungsi yang diperlukan dalam topologi cincin : penyelipan data, penerimaan data, dan pemindahan data.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Prinsip Koneksi Topologi Ring</strong></span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Penyelipan 	data adalah proses dimana data dimasukkan kedalam saluran transmisi 	oleh terminal pengirim setelah diberi alamat dan bit-bit tambahan 	lainnya.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Penerimaan 	data adalah proses ketika terminal yang dituju telah mengambil data 	dari saluran, yaitu dengan cara membandingkan alamat yang ada pada 	paket data dengan alamat terminal itu sendiri. Apabila alamat 	tersebut sama maka data kiriman disalin.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Pemindahan 	data adalah proses dimana kiriman data diambil kembali oleh terminal 	pengirim karena tidak ada terminal yang menerimanya (mungkin akibat 	salah alamat). Jika data tidak diambil kembali maka data ini akan 	berputar-putar dalama saluran. Pada jaringan bus hal ini tidak akan 	terjadi karena kiriman akan diserap oleh “terminator”.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Pada 	hakekatnya setiap terminal dalam jaringan cincin adalah “repeater”, 	dan mampu melakukan ketiga fungsi dari topologi cincin.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Sistem 	yang mengatur bagaimana komunikasi data berlangsung pada jaringan 	cincin sering disebut</span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span></span><em><a href="http://teknik-informatika.com/protokol-token-ring/"><span style="color:#101a52;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>token-ring</strong></span></span></a></em><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kemungkinan 	permasalahan yang bisa timbul dalam jaringan cincin adalah:</span></span>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kegagalan 		satu terminal / repeater akan memutuskan komunikasi ke semua 		terminal.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Pemasangan 		terminal baru menyebabkan gangguan terhadap jaringan, terminal baru 		harus mengenal dan dihubungkan dengan kedua terminal tetangganya.</span></span></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong><span style="color:#333333;">Topologi Star (Bintang)</span></strong></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="color:#333333;">Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut</span><a href="http://teknik-informatika.com/concentrator-hub/"><em><span style="color:#101a52;"><strong>concentrator</strong></span></em><span style="color:#101a52;"><strong> </strong></span><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#101a52;"><strong>bisa berupa hub</strong></span></span></span></a><span style="color:#333333;"> </span><span style="color:#333333;">atau</span><span style="color:#333333;"> </span><a href="http://teknik-informatika.com/bridge-switch/"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#101a52;"><strong>switch</strong></span></span></span><span style="color:#101a52;"><strong> </strong></span></a><span style="color:#333333;">menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke</span><span style="color:#333333;"> </span><em><span style="color:#333333;">concentrator</span></em><span style="color:#333333;"><em> </em></span><span style="color:#333333;">ini.</span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Pada 	topologi Bintang (Star) sebuah terminal pusat bertindak sebagai 	pengatur dan pengendali semua komunikasi yang terjadi. 	Terminal-terminal lainnya melalukan komunikasi melalui terminal 	pusat ini.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Terminal 	kontrol pusat bisa berupa sebuah komputer yang difungsikan sebagai 	pengendali tetapi bisa juga berupa  “HUB” atau “MAU” 	(Multi Accsess Unit).</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Prinsip Koneksi Topologi Star</strong></span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Terdapat 	dua alternatif untuk operasi simpul pusat.</span></span>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Simpul 		pusat beroperasi secara “broadcast” yang menyalurkan data ke 		seluruh arah. Pada operasi ini walaupun secara fisik kelihatan 		sebagai bintang namun secara logik sebenarnya beroperasi seperti 		bus. Alternatif ini menggunakan HUB.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Simpul 		pusat beroperasi sebagai “switch”, data kiriman diterima oleh 		simpul kemudian dikirim hanya ke terminal tujuan (bersifat 		point-to-point), akternatif ini menggunakan MAU sebagai pengendali.</span></span></li>
</ul>
</li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Bila 	menggunakan HUB maka secara fisik sebenarnya jaringan berbentuk 	topologi Bintang namun secara logis bertopologi Bus. Bila 	menggunakan MAU maka baik fisik maupun logis bertopologi Bintang.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelebihan 	topologi bintang :</span></span>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Karena 		setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat maka 		pengelolaan menjadi mudah, kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kegagalan 		pada satu komponen/terminal tidak mempengaruhi komunikasi terminal 		lain.</span></span></li>
</ul>
</li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelemahan 	topologi bintang:</span></span>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kegagalan 		pusat kontrol (simpul pusat) memutuskan semua komunikasi</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Bila yang 		digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan 		berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin 		lambat.</span></span></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong><span style="color:#333333;">Topologi Tree (Pohon)</span></strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media 	transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak 	tertutup.</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Prinsip Koneksi Topologi Tree</strong></span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	pohon dimulai dari suatu titik yang disebut “headend”. Dari 	headend beberapa kabel ditarik menjadi cabang, dan pada setiap 	cabang terhubung beberapa terminal dalam bentuk bus, atau dicabang 	lagi hingga menjadi rumit.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Ada dua 	kesulitan pada topologi ini:</span></span>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Karena 		bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data 		dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Perlu 		suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal 		dalam jaringan.</span></span></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong><span style="color:#333333;">Topologi Mesh (Tak beraturan)</span></strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Topologi 	Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. 	Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal 	ketika membangun suatu jaringan.</span></span></li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Karena 	tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan 	ada kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi.</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:Verdana, sans-serif;"><span style="font-size:xx-small;"><strong>GAMBAR: Prinsip Koneksi Topologi Mesh</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"> <span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>BAB IV</strong></span></span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"><strong>JARINGAN WIRELESS</strong></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Jaringan wireless adalah jaringan tanpa kabel, pada inti jaringan ini memiliki prinsip dasar sama dengan jaringan konversional yang menggunakan kabel. Bedanya terletak pada media pengantar datanya. Jika pada jaringan konversional menggunakan kabel sebagai media pengantar data antar komputer, pada jaringan wireless proses penyampaian datanya dilakukan melalui udara dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik.</span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Komponen Jaringan Wireless</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Wireless LAN Card &#8212;&gt; Fungsinya sama seperti LAN Card pada jaringan konvensional (kebel) atau sebagai media penghubung.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><a name="BLOGGER_PHOTO_ID_5344213696683870306"></a> <span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span></span></span></span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Acces Point &#8211;&gt; Fungsinya hampir sama dengan switch pada jaringan berbasis kabel. Acces Poin dilengkapi dengan colokan RJ-45 yang dapat digunakan untuk menghubung kan jaringan wireless dengan jaringan berbasis kabel.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><a name="BLOGGER_PHOTO_ID_5344214368691793394"></a> <span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span></span></span></span></p>
<p>B. Standarisasi Jaringan Wireless</p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Karena menggunakan gelombang radio sebagai media transmisi datanya, maka komponen wireless yang akan Anda gunakan harus memiliki standart frekuensi yang sama. Sehingga walaupun berbeda vendor pembuatnya komponen wireless tersebut tetap dapat berkomunikasi asalkan menggunakan standar frekuensi yang sama. Standarisasi pada jaringan wireless didefinisikan oleh IEEE (institure of Electrical and Electronic Engineers) Adapun Standarisasi tersebut adalah :</span></span></span></p>
<p lang="id-ID">
<ol>
<li>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">IEE 	802.11 Legacy : adalah standar jaringan wireless pertama yang 	bekerja pada</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">frekuensi 2,4 GHz 	dengan kecepatan transfer data maksumum 2 Mbps.</span></span></span></span></p>
</li>
</ol>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
2. IEE 802.11b : masih menggunakan frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan trasfer datanya</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">mencapai 11 Mbps dan jangkau sinya sampai dengan 30 m.</span></span></span></span></p>
<p>3. IEE 802.11a : Bekerja pada frekuensi 5 GHz dengan kecepatan transfer datanya mencapai<span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">58 Mbps.</span></p>
<p>4. IEE 802.11g : Merupakan gabungan dari standart 802.11b yang menggunakan frekuensi<span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">2,4 GHz namun kecepatan transfer datanya bisa mencapai 54 Mbps.<br />
5. IEE 802.11n : Standart masa depan yang bekerja pada frekuensi 2,4 Ghz dan dikabarkan</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">kecepatan transfer datanya mencapai 100-200 Mbps.</span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>Topologi Wireless (Nirkabel)</strong></span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Jaringan 	nirkabel menjadi trend sebagai alternatif dari jaringan kabel, 	terutama untuk pengembangan LAN tradisional karena bisa mengurangi 	biaya pemasangan kabel dan mengurangi tugas-tugas relokasi kabel 	apabila terjadi perubahan dalam arsitektur bangunan dsb. Topologi 	ini dikenal dengan berbagai nama, misalnya WLAN, WaveLAN, HotSpot, 	dsb.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Model 	dasar dari LAN nirkabel adalah sbb:</span></span></p>
</li>
</ul>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Prinsip LAN Nirkabel</strong></span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Blok 	terkecil dari </span></span><a href="http://teknik-informatika.com/media-transmisi-wireless/"><span style="color:#101a52;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>LAN 	Nirkabel</strong></span></span></span></a><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> disebut </span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><em><strong>Basic 	Service Set (BSS)</strong></em></span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">, 	yang terdiri atas sejumlah station / terminal yang menjalankan 	protokol yang sama dan berlomba dalam hal akses menuju media bersama 	yang sama.</span></span></li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Suatu BSS 	bisa terhubung langsung atau terpisah dari suatu sistem distribusi 	backbone melalui titik akses (Access Point).</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Protokol 	MAC bisa terdistribusikan secara penuh atau terkontrol melalui suatu 	fungsi kordinasi sentral yang berada dalam titik akses.</span></span></p>
</li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Suatu </span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><em><strong>Extended 	Service Set (ESS) </strong></em></span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">terdiri 	dari dua atau lebih BSS yang dihubungkan melalui suatu sistem 	distribusi.</span></span></li>
</ul>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Interaksi 	antara LAN nirkabel dengan jenis LAN lainnya digambarkan sebagai 	berikut:</span></span></p>
</li>
</ul>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>GAMBAR: Koneksi Jaringan Nirkabel</strong></span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Pada suatu 	jaringan LAN bisa terdapat LAN berkabel backbone, seperti “Ethernet” 	yang mendukung server, workstation, dan satu atau lebih bridge / 	router untuk dihubungkan dengan jaringan lain. Selain itu terdapat 	modul kontrol (CM) yang bertindak sebagai interface untuk jaringan 	LAN nirkabel. CM meliputi baik fungsi bridge ataupun fungsi router 	untuk menghubungkan LAN nirkabel dengan jaringan induk.  Selain 	itu terdapat Hub dan juga modul pemakai (UM) yang mengontrol 	sejumlah stasiun LAN berkabel.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Penggunaan 	teknologi LAN nirkabel lainnya adalah untuk menghubungkan LAN pada 	bangunan yang berdekatan.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Syarat-syarat 	LAN nirkabel :</span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Laju 		penyelesaian: protokol medium access control harus bisa digunakan 		se-efisien mungkin oleh media nirkabel untuk memaksimalkan 		kapasitas.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Jumlah 		simpul: LAN nirkabel perlu mendukung ratusan simpul pada sel-sel 		multipel.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Koneksi 		ke LAN backbone: modul kontrol (CM) harus mampu menghubungkan suatu 		jaringan LAN ke jaringan LAN lainnya atau suatu jaringan ad-hoc 		nirkabel.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Daerah 		layanan: daerah jangkauan untuk LAN nirkabel biasanya memiliki 		diameter 100 hingga 300 meter.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kekokohan 		dan keamanan transmisi: sistem LAN nirkabel harus handal dan mampu 		menyediakan sistem pengamanan terutama penyadapan.</span></span></p>
</li>
</ul>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Teknologi 	LAN nirkabel:</span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">LAN 		infrared (IR) : terbatas dalam sebuah ruangan karena IR tidak mampu 		menembus dinding yang tidak tembus cahaya.</span></span></p>
</li>
<li><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">LAN 		gelombang radio : terbatas dalam sebuah kompleks gedung, 		seperti </span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><em>bluetooth, 		WiFi, </em></span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">dan </span></span><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><em>HomeRF.</em></span></span></li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">LAN 		spektrum penyebaran: beroperasi pada band-band ISM (industrial, 		scientific, medical) yang tidak memerlukan lisensi.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Gelombang 		mikro narrowband : beroperasi pada frekuensi gelombang mikro yang 		tidak termasuk dalam spektrum penyebaran.</span></span></p>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;">BAB V</span></span></strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;">TCP/IP</span></span></strong><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:large;"> DAN SUBNETTING</span></span></strong></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada jaringan komputer. TCP/IP terdiri atas sekumpulan protokol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data. Kesimpulannya, TCP/IP inilah yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;">Dalam konsep komunikasi data suatu jaringan komputer, ada mekanisme pengiriman data dari komputer sumber ke komputer tujuan dimana proses pengiriman paket data tersebut sampai dengan benar ke komputer yang dituju. Tentunya dalam proses pengiriman yang terjadi tidak semudah yang dipikirkan. Alasan pertama, komputer tujuan berada jauh dari komputer sumber sehingga paket data yang dikirimkan bisa saja hilang atau rusak di tengah jalan. Alasan lainnya, mungkin komputer tujuan sedang menunggu/mengirimkan paket data dari/ke komputer yang lain. Tentunya paket data yang akan dikirimkan diharapkan sampai dengan tepat tanpa terjadi kerusakan. Untuk mengatur mekanisme komunikasi data tersebut dibutuhkan pengaturan proses pengiriman data yang dikenal sebagai protocol. Protokol di sini adalah sebuah perangkat lunak yang melekat pada setiap sistem operasi tertentu.</span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">TCP/IP dapat diterapkan dengan mudah di setiap jenis komputer dan inteface jaringan, karena sebagian besar isi kumpulan protokol ini tidak spesifik terhadap satu komputer atau peralatan jaringan tertentu. Sekumpulan protokol TCP/IP ini dimodelkan dengan empat layer TCP/IP, sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini.</span></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Konsep TCP/IP</span></strong></span></span></span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Dalam konsep komunikasi data suatu jaringan komputer, ada mekanisme pengiriman data dari komputer sumber ke komputer tujuan dimana proses pengiriman paket data tersebut sampai dengan benar ke komputer yang dituju. Tentunya dalam proses pengiriman yang terjadi tidak semudah yang dipikirkan. Alasan pertama, komputer tujuan berada jauh dari komputer sumber sehingga paket data yang dikirimkan bisa saja hilang atau rusak di tengah jalan. Alasan lainnya, mungkin komputer tujuan sedang menunggu/mengirimkan paket data dari/ke komputer yang lain. Tentunya paket data yang akan dikirimkan diharapkan sampai dengan tepat tanpa terjadi kerusakan. Untuk mengatur mekanisme komunikasi data tersebut dibutuhkan pengaturan proses pengiriman data yang dikenal sebagai protocol. Protokol di sini adalah sebuah perangkat lunak yang melekat pada setiap sistem operasi tertentu.</span></p>
<p><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Lapisan Network</span></strong></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Lapisan Network bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke dan dari media fisik. Media fisiknya dapat berupa kabel, serat optik atau gelombang radio. Karena tugasnya ini, protokol pada layer ini harus mampu menterjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang di mengerti oleh komputer, yang berasal dari peralatan lain yang sejenis.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>Lapisan Internet</strong></span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Lapisan Internet bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat. Pada layer ini terdapat tiga macam protokol, yaitu IP, ARP, dan ICMP. IP (Internet Protocol) berfungsi untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat. ARP (Address Resulotion Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk menemukan alamat hardaware dari host/komputer yang terletak pada network yang sama. Sedangkan ICMP (Internet Control Massage Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk mengirimkan pesan dan melaporkan kegagalan pengiriman data.<br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>Lapisan Transport</strong></span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Layer Transport, berisi protokol yang bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer. Pada lapisan Transport menggunakan Acknowledgement positif dan Acknowledgement negative pada aliran datanya. Acknowlegment positif akan memberitahukan pesan apabila data yang di transferkan telah sampai sedangkan Acknowledgement negative jika paket yang ditransfer tidak sampai ke tujuan maka akan terjadi pengiriman ulang. Kedua protokol tersebut ialah TCP (Transmission Control Protokol) dan UDP (User Datagram Protocol).</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>Lapisan Aplikasi</strong></span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Layer teratas adalah Aplication Layer. Pada layer inilah terletak semua aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP misalnya http, ftp, telnet, smpt dan lain sebagainya.<br />
</span><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
IP Addressing</span></strong></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">IP address digunakan untuk mengidentifikasi interface jaringan pada host dari suatu komputer. Dengan adanya IP address masing-masing host dapat terhubung dan saling bertukar informasi melalaui media transmisi kabel seperti UTP, koaksil atau fiber optic. Sebagai contoh sederhana, jika sebuah surat akan dikirimkan/ ditujukan ke orang lain maka surat tersebut harus dilengkapi dengan alamat lengkap si penerima. Tentu juga alamat si pengirim perlu dicantumkan untuk memudahkan penerima dari mana datangnya surat tersebut. Jika alamat si penerima tidak lengkap misalnya tidak ada nomor rumah, tidak di cantumkan nama penerima maka surat tersebut dipastikan tidak akan sampai.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">IP address adalah sekelompok bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian yang masing-masing bagian itu terdiri dari 8 bit, angka pada masing-masing bit tersebut adalah angka 1 dan 0. misalnya : 11000111. Nilai paling besar dari biner 8 bit adalah 255, angka 255 ini dihitung dari bilangan biner 2 berpangkat.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Misalnya :<br />
11111111 = 27 + 26 + 25 + 24 + 23 + 22 + 21 + 20<br />
= 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1<br />
= 255</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Dengan demikian IP address yang terdiri dari 4 bagian bilangan 8 bit maka nilai terbesar IP address tersebut adalah</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">11111111.11111111.11111111.11111111 atau 255.255.255.255.255</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Untuk memudahkan kita dalam membaca dan mengingat suatu alamat IP maka umumnya penamaan yang digunakan adalah berdasarkan bilangan desimal.<br />
IP address dibagi menjadi kelas-kelas yang masing-masing mempunyai kapasitas jumlah IP yang berbeda-beda. IP address terdiri dari dua bagian yaitu bagian network ID dan host ID. Network ID menunjukkan ID alamat jaringan tempat host-host berada sedangkan host ID adalah bagian yang menunjukkan host itu berada. Sederhananya, Network ID seperti nama jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumah di jalan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelas-kelas IP address adalah sebagai berikut :<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
</span><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelas A</span></strong></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Karakteristik IP Kelas A<br />
Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH<br />
Bit Pertama : 0<br />
NetworkID : 8 bit<br />
HostID : 24 bit<br />
Bit Pertama : 0 -127<br />
Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)<br />
Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x<br />
Jumlah IP : 16.777.214<br />
Misalnya IP address 120.31.45.18 maka<br />
Network ID = 120<br />
HostID = 31.45.18<br />
Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120</span></p>
<p><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelas B</span></strong></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar. Pada 2 bit pertama berikan angka 10 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 128 – 191.<br />
Karakteristik IP Kelas B<br />
Format : 10NNNNNN..NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH<br />
Bit Pertama : 10<br />
NetworkID : 16 bit<br />
HostID : 16 bit<br />
Bit Pertama : 128 -191<br />
Jumlah : 16.384<br />
Range IP : 128.1.x.x – 191.155.x.x<br />
Jumlah IP : 65.532<br />
Misalnya IP address 150.70.45.18 maka<br />
Network ID = 150.70<br />
HostID = 60.56<br />
Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70</span></p>
<p><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Kelas C</span></strong></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3 bit pertama berikan angka 110 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 192 – 223.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Karakteristik IP Kelas C<br />
Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH<br />
Bit Pertama : 110<br />
NetworkID : 24 bit<br />
HostID : 8 bit<br />
Bit Pertama : 192 &#8211; 223<br />
Jumlah : 16.384<br />
Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x<br />
Jumlah IP : 254 IP<br />
Misalnya IP address 192.168.1.1 maka<br />
Network ID = 192.168.1<br />
HostID = 1<br />
Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1<br />
Kelas IP address lainnya adalah D dan E, namum kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan untuk alokasi IP secara normal namum digunakan untuk IP multicasting dan untuk experimental.</span></p>
<p><strong><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Prinsip Kerja TCP</span></strong></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">TCP mempunyai prinsip kerja seperti “virtual circuit” pada jaringan telepon. TCP lebih mementingkan tata-cara dan keandalan dalam pengiriman data antara dua komputer dalam jaringan. TCP tidak peduli dengan apa-apa yang dikerjakan oleh IP, yang penting adalah hubungan komunikasi antara dua komputer berjalan dengan baik. Dalam hal ini, TCP mengatur bagaimana cara membuka hubungan komunikasi, jenis aplikasi apa yang akan dilakukan dalam komunikasi tersebut (misalnya mengirim e-mail, transfer file, dsb.) Di samping itu, juga mendeteksi dan mengoreksi jika ada kesalahan data. TCP mengatur seluruh proses koneksi antara satu komputer dengan komputer yang lain dalam sebuah jaringan komputer.<br />
Berbeda dengan IP yang mengandalkan mekanisme connectionless pada TCP mekanisme hubungan adalah connection oriented. Dalam hal ini, hubungan secara logik akan dibangun oleh TCP antara satu komputer dengan komputer yang lain. Dalam waktu yang ditentukan komputer yang sedang berhubungan harus mengirimkan data atau acknowledge agar hubungan tetap berlangsung. Jika hal ini tidak sanggup dilakukan maka dapat diasumsikan bahwa komputer yang sedang berhubungan dengan kita mengalami gangguan dan hubungan secara logik dapat diputus.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Hal yang cukup penting untuk dipahami pada TCP adalah port number. Port number menentukan servis yang dilakukan oleh program aplikasi diatas TCP. Nomor-nomor ini telah ditentukan oleh Network Information Center dalam Request For Comment (RFC) 1010 [10]. Sebagai contoh untuk aplikasi File Transfer Protokol (FTP) diatas transport layer TCP digunakan port number 20 dan masih banyak lagi.<br />
Prinsip kerja dari TCP berdasarkan prinsip client-server. Dimana server adalah program pada komputer yang secara pasif akan mendengarkan (listen) port number yang telah ditentukan pada TCP. Sedang client adalah program yang secara aktif akan membuka hubungan TCP ke komputer server untuk meminta servis yang dibutuhkan.</span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Awalnya suatu paket dengan SYN-flag dikirim ke IP tujuan, tujuan akan memberikan respon dengan suatu ACK(SYN) flag atau suatu paket dengan RST-flag. SYN singkatan dari SYN-(synchronisation), yang digunakan untuk ‘memberitahukan’ komputer tujuan suatu permintaan melakukan koneksi, kalau diterima, maka permintaan tersebut akan dijawab dengan suatu paket ACK(SYN) flag. ACK singkatan dari ACK-(Acknowledgement). Setelah menerima paket dengan ACK(SYN) flag, komputer mengirim kembali suatu ACK memberitahukan host lain bahwa koneksi telah dibuat. Hal ini kita sebut sebagai “Three-Way-Handshake”. Jika koneksi telah dibuat dan salah satu host ingin melakukan disconnect, akan dikirim suatu paket dengan FIN-flag diaktifkan. (FIN singkatan dari FINish).</span></p>
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><span style="font-size:small;"><strong>PENGERTIAN SUBNETTING</strong></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Subnetting adalah sebuah teknik yang mengizinkan para administrator jaringan untuk</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"> </span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">memanfaatkan 32 bit IP address yang tersedia dengan lebih efisien. Teknik subnetting membuat skala jaringan lebih luas dan tidak dibatas oleh kelas-kelas IP (IP Classes) A, B, dan C yang sudah diatur. Dengan subnetting, anda bisa membuat network dengan batasan host yang lebih realistis sesuai kebutuhan.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Subnetting menyediakan cara yang lebih fleksibel untuk menentukan bagian mana dari sebuah 32 bit IP adddress yang mewakili netword ID dan bagian mana yang mewakili host ID.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Dengan kelas-kelas IP address standar, hanya 3 kemungkinan network ID yang tersedia; 8 bit untuk kelas A, 16 bit untuk kelas B, dan 24 bit untuk kelas C. Subnetting mengizinkan anda memilih angka bit acak (arbitrary number) untuk digunakan sebagai network ID.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Dua alasan utama melakukan subnetting:</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">1. Mengalokasikan IP address yang terbatas supaya lebih efisien. Jika internet terbatas oleh alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memliki 254, 65.000, atau 16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address.</span></span></span></span></p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">2. Alasan kedua adalah, walaupun sebuah organisasi memiliki ribuan host device, mengoperasikan semua device tersebut di dalam network ID yang sama akan memperlambat network. Cara TCP/IP bekerja mengatur agar semua komputer dengan network ID yang sama harus berada di physical network yang sama juga. Physical network memiliki domain broadcast yang sama, yang berarti sebuah medium network harus membawa semua traffic untuk network. Karena alasan kinerja, network biasanya disegmentasikan ke dalam domain broadcast yang lebih kecil – bahkan lebih kecil – dari Class C address.</span></span></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="id-ID"><a name="BLOGGER_PHOTO_ID_5322173800931759922"></a> <span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
</span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><strong>Subnets</strong></span><span style="font-family:'Times New Roman', serif;"><br />
Subnet adalah network yang berada di dalam sebuah network lain (Class A, B, dan C). Subnets dibuat menggunakan satu atau lebih bit-bit di dalam host Class A, B, atau C untuk memperlebar network ID. Jika standar network ID adalah 8, 16, dan 24 bit, maka subnet bisa memiliki panjang network ID yang berbeda-beda.<br />
Gambar di Picture 1 menunjukkan sebuah network sebelum dan sesudah subnetting diaplikasikan. Di dalam jaringan yang tidak subnetkan, network ditugaskan ke dalam Address di Class B 144.28.0.0. Semua device di dalam network ini harus berbagi domain broadcast yang sama.</span></span></span></span></p>
<p>Di network yang ke dua, empat bit pertama host ID digunakan untuk memisahkan network ke dalam dua bagian kecil network – diidentifikasikan dengan subnet 16 dan 32. Bagi dunia luar (di sisi luar router), kedua network ini tetap akan tampak seperti sebuah network dengan IP 144.28.0.0. Sebagai contoh, dunia luar menganggap device di 144.28.16.22 dimiliki oleh jaringan 144.28.0.0. Sehingga, paket yang dikirim ke device ini dikirim ke router di 144.28.0.0. Router kemudian melihat bagian subnet dari host ID untuk memutuskan apakah paket diteruskan ke subnet 16 atau 32.<br />
Subnet Mask</p>
<p>Agar subnet dapat bekerja, router harus diberi tahu bagian mana dari host ID yang digunakan untuk network ID subnet. Cara ini diperoleh dengan menggunakan angka 32 bit lain, yang dikenal dengan subnet mask. Bit IP address yang mewakili network ID tampil dengan angka 1 di dalam mask, dan b<img src="http://3.bp.blogspot.com/_MO8ZPf2DTvQ/Sdwo37VtlzI/AAAAAAAAAAM/9LBgz4rrH8Q/s320/show.php.jpeg" border="0" alt="" hspace="5" vspace="5" width="320" height="168" align="LEFT" />it IP address yang menjadi host ID tampil dengan angka 0 di dalam mask. Jadi biasanya, sebuah subnet mask memiliki deretan angka-angka 1 di sebelah kiri, kemudian diikuti dengan deretan angka 0.</p>
<p>Sebagai contoh, subnet mask untuk subnet di Picture 1 – dimana network ID yang berisi 16 bit network ID ditambah tambahan 4-bit subnet ID – terlihat seperti ini:</p>
<p>11111111 11111111 11110000 00000000</p>
<p>Atau dengan kata lain, 20 bit pertama adalah 1, dan sisanya 12 bit adalah 0. Jadi, network ID memiliki panjang 20 bit, dan bagian host ID yang telah disubnetkan memiliki panjang 12 bit.<br />
Untuk menentukan network ID dari sebuah IP address, router harus memiliki kedua IP address dan subnet masknya. Router kemudian menjalankan operasi logika AND di IP address dan mengekstrak (menghasilkan) network ID. Untuk menjalankan operasi logika AND, tiap bit di dalam IP address dibandingkan dengan bit subnet mask. Jika kedua bit 1, maka hasilnya adalah, Jika salah satu bit 0, maka hasilnya adalah 0.<br />
Sebagai contoh, berikut ini adalah contoh network address yang di hasilkan dari IP address menggunakan 20-bit subnet mask dari contoh sebelumnya.<br />
144. 28. 16. 17.<br />
IP address (biner) 10010000 00011100 00100000 00001001<br />
Subnet mask 11111111 11111111 11110000 00000000<br />
Network ID 10010000 00011100 00100000 00000000<br />
144. 28. 16. 0<br />
Jadi network ID untuk subnet ini adalah 144.28.16.0<br />
Subnet mask, seperti juga IP address ditulis menggunakan notasi desimal bertitik (dotted decimal notation). Jadi 20-bit subnet mask seperti contoh diatas bisa dituliskan seperti ini: 255.255.240.0<br />
Subnet mask:<br />
11111111 11111111 11110000 00000000<br />
255. 255. 240. 0.</p>
<p lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Liberation Serif', 'MS Mincho', serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:'Times New Roman', serif;">Jangan bingung membedakan antara subnet mask dengan IP address. Sebuah subnet mask tidak mewakili sebuah device atau network di internet. Cuma menandakan bagian mana dari IP address yang digunakan untuk menentukan network ID. Anda dapat langsung dengan mudah mengenali subnet mask, karena octet pertama pasti 255, 255 bukanlah octet yang valid untuk IP address class.<br />
Aturan-aturan Dalam Membuat Subnet mask<br />
1. Angka minimal untuk network ID adalah 8 bit. Sehingga, octet pertama dari subnet pasti 255.<br />
2. Angka maximal untuk network ID adalah 30 bit. Anda harus menyisakan sedikitnya 2 bit untuk host ID, untuk mengizinkan paling tidak 2 host. Jika anda menggunakan seluruh 32 bit untuk network ID, maka tidak akan tersisa untuk host ID. Ya, pastilah nggak akan bisa. Menyisakan 1 bit juga tidak akan bisa. Hal itu disebabkan sebuah host ID yang semuanya berisi angka 1 digunakan untuk broadcast address dan semua 0 digunakan untuk mengacu kepada network itu sendiri. Jadi, jika anda menggunakan 31 bit untuk network ID dan menyisakan hanya 1 bit untuk host ID, (host ID 1 digunakan untuk broadcast address dan host ID 0 adalah network itu sendiri) maka tidak akan ada ruang untuk host sebenarnya. Makanya maximum network ID adalah 30 bit.<br />
3. Karena network ID selalu disusun oleh deretan angka-angka 1, hanya 9 nilai saja yang mungkin digunakan di tiap octet subnet mask (termasuk 0). Tabel berikut ini adalah kemungkinan nilai-nilai yang berasal dari 9 bit.</span></span></span></span></p>
<p>Binary Octet Decimal<br />
00000000 0<br />
10000000 128<br />
11000000 192<br />
11100000 224<br />
11110000 240<br />
11111000 248<br />
11111100 252<br />
11111110 254<br />
11111111 255<br />
Private dan Public Address</p>
<p>Host apapun dengan koneksi langsung ke internet harus memiliki IP address unik global. Tapi, tidak semua host terkoneksi langsung ke internet. Beberapa host berada di dalam network yang tidak terkoneksi ke internet. Beberapa host terlindungi firewall, sehingga koneksi internet mereka tidak secara langsung.</p>
<p>Beberapa blok IP address khusus digunakan untuk private network atau network yang terlindungi oleh firewall. Terdapat tiga jangkauan (range) untuk IP address tersebut seperti di tabel berikut ini. Jika anda ingin menciptakan jaringan private TCP/IP, gunakan IP address di tabel ini.<br />
CIDR Subnet Mask Address Range<br />
10.0.0.0/8 255.0.0.0 10.0.0.1 – 10.255.255.254<br />
172.16.0.0/12 255.255.240.0 172.16.1.1 – 172.31.255.254<br />
192.168.0.0/16 255.255.0.0 192.168.0.1 – 192.168.255.254</p>
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<p lang="id-ID">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bangjeyy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bangjeyy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bangjeyy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bangjeyy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bangjeyy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bangjeyy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bangjeyy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bangjeyy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bangjeyy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bangjeyy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bangjeyy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bangjeyy.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bangjeyy.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bangjeyy.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=11&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/05/06/11/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46427d7bbb17a0c28e138f5ec43e8b59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bangjeyy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_MO8ZPf2DTvQ/Sdwo37VtlzI/AAAAAAAAAAM/9LBgz4rrH8Q/s320/show.php.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>membangun warnet linux</title>
		<link>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/membangun-warnet-linux/</link>
		<comments>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/membangun-warnet-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 16:20:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangjeyy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangjeyy.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Membangun Warnet Linux Warnet saat ini sudah banyak dan berkembang, mulai dari yang menggunakan Sistem Operasi Windows dan juga linux. Warnet dengan menggunakan windows sampai saat ini paling banyak digunakan dan tentunya paling mudah dan user friendly dalam penggunaannya juga kemudahan mencari aplikasi yang digunakan, tetapi pengguna windows di negara kita biasanya terbentur masalah lisensi. sehingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=5&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<h2><a rel="bookmark" href="http://jkw1.wordpress.com/2010/01/02/membangun-warnet-linux/">Membangun Warnet Linux</a></h2>
<div>
<div>
<p><a href="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/mint8-dl-45.png"><img title="mint8-dl-45" src="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/mint8-dl-45.png?w=150&#038;h=96&#038;h=96" alt="" width="150" height="96" /></a> Warnet saat ini sudah banyak dan  berkembang, mulai dari yang menggunakan Sistem Operasi Windows dan juga  linux.</p>
<p>Warnet dengan menggunakan windows sampai saat ini paling banyak  digunakan dan tentunya paling mudah dan user friendly dalam  penggunaannya juga kemudahan mencari aplikasi yang digunakan, tetapi  pengguna windows di negara kita biasanya terbentur masalah lisensi.  sehingga terkadang kita was-was jika menggunakan OS (non Ori) .</p>
<p>Jika kita menggunakan windows Ori paling tidak ada beberapa lisensi  yang kita gunakan misalnya : OS -nya sendiri dan juga Microssoft Office  tentunya. Jika kita belum punya dana lebih untuk meng-original-kan OS  yang anda miliki kita gunakan alternatif OS Linux. tetapi “OS linux ini  suliit baik dari penggunaan dan juga aplikasi yang nanti bakal di pakai ”  , dan jangan-jangan akan membuat user dan operator menjadi bingung  menggunakanya.</p>
<p>Linux memiliki banyak rasa yang disebut dengan distro. Ada beberapa  distro yang terkenal misalnya : Ubuntu, Fedora, debian, Mandriva, IGOS  Nusantara (made in Indonesia), Open Suse dll, ada juga Linux mint.  manakah dari distro-distro ini yang mudah untuk digunakan dan tentunya  paling tidak memudahkan pemakai  yang terbiasa menggunakan windows.</p>
<p><a href="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/screenshot.png"><img title="Screenshot" src="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/screenshot.png?w=300&#038;h=225&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Dari pengalaman yang saya coba (“Bisa berbeda juga dengan pengalaman  anda tentunya “)  Distro <strong>Linux  mint </strong>– turunan dari distro Ubuntu — bisa digunakan,  beberapa Keunggulan distro ini adalah:</p>
<ul>
<li>merupakan turunan distro ubuntu yang merupakan distro yang selalu  uptodate baik aplikasi, keamanannya serta di dukung oleh perusahaan  besar Canonical dan tentunya linux ini Kompatibel dengan paket-paket  program Ubuntu. Sehingga anda pun dapat menggunakan <em>repositori</em> dari Ubuntu.</li>
<li>Urusan aplikasi multi media sudah didukung dengan baik, anda tidak  usah bingung instalasi driver dan juga aplikasi perangkat multimdia  anda.</li>
<li>Tampilan GUI yang indah dan mirip sekali dengan  windows Vista/  Windows 7 (versi 8).</li>
<li>Berbentuk Live CD  dan instalasi mudah.</li>
<li>mendukung fitur Desktop 3D.</li>
</ul>
<p>Selain beberapa keunggulan tentunya ada juga permasalahan yang timbul  yang mungkin anda misalnya:</p>
<ul>
<li>ada beberapa tipe monitor yang tidak didukung, sehingga anda tidak  bisa melakukan instalasi kalau pun bisa resolusi monitor tidak bisa di  maksimalkan.<br />
solusi : cari driver dan coba konfigurasi XOrg -nya.</li>
<li>Beberapa Driver Printer belum didukung dan terkadang sulit untuk  instalasinya (karena depedensi-nya banyak dan terkadang gak cocok )<br />
salah satu alternatif anda bisa pakai paket/program Turboprint (tapi  program ini berlisensi dan tentunya bayar).</li>
</ul>
<p>Beberapa aplikasi untuk warnet:</p>
<ul>
<li>Billing Server dan Client</li>
<li>Saya sudah mencoba beberapa aplikasi billing untuk linux yang paling  mudah dan nyaman anda bisa pakai CCL (Cafe Conn Leche) .<br />
Untuk Linux mint anda sebaiknya cari paket CCL dengan ekstensi deb.  karena kalau menggunakan paket source sulit tentunya dan bahkan tidak  berhasil (bikin pusing deh …)<br />
Paket Untuk server Billing:<br />
1. libfox (versi 1.4 atau 1.6) = ada dalam repositori ubuntu<br />
2. libccls &lt;– ada huruf tambahan “s” ini librari untu server<br />
3. cclfox<br />
Sedangkan Untuk Komputer Client:<br />
1. libfox (versi 1.4 atau 1.6)<br />
2. libcclc  &lt;– ada huruf tambahan “c”<br />
3. cclcfox &lt;– ada huruf tambahan “c” berarti client<br />
<a href="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/screenshot-billing-server-warnet-ccl.png"><img title="Screenshot-Billing  Server Warnet CCL" src="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/screenshot-billing-server-warnet-ccl.png?w=300&#038;h=206&#038;h=206" alt="" width="300" height="206" /></a></li>
</ul>
<ul>
<li>Browser<br />
Browser di linux sudah cukup banyak seperti : Firefox, Opera, Google  Chrome, Midori.<br />
dari pengalaman yang saya jumpai untuk firefox,Chrome untuk menjalankan  aplikasi dalam facebook cukup baik, tetapi ketika menggunakan aplikasi  game dalam facebook ada fitur yang tidak aktif. saran saya gunakan  browser “sea monkey” dan ternyata fitur dalam game dapat aktif  (tapi  sayang nya sea monkey  tidak dapat chating di facebook).</li>
<li>Chatting<br />
untuk urusan chating gunakan Pidgin, Yahoo Messenger (ambil di Yahoo)  atau Yachi ( 2 aplikasi terakhir ini belum berhasil saya coba di Linux  mint 8.0) saya tunggu deh masukannya.</li>
<li>Paket Office dan Dokumen<br />
Gunakan Open Office tentunya. dan untuk PDF  reader  pilihan saya jatuh   ke Foxit Reader.</li>
<li>Multimedia<br />
ada beberapa pilihan antara lain : Rytmbox, XMMS (mirip winamp), VLC   (banyak mendukung format file: 3gp, mov, flv dll.</li>
</ul>
<p>Sekian dan semoga  bermanfaat.</p>
<p>Untuk selanjutnya mungkin saya akan perkenalkan cara instalasi  billing CCL. (tunggu saja ya)</p>
</div>
</div>
<div>Ditulis dalam <a title="Lihat  seluruh tulisan dalam linux" rel="category tag" href="http://id.wordpress.com/tag/linux/">linux</a>.  <a title="Komentar pada Membangun Warnet Linux" href="http://jkw1.wordpress.com/2010/01/02/membangun-warnet-linux/#respond">Leave a Comment »</a></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bangjeyy.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bangjeyy.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bangjeyy.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bangjeyy.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bangjeyy.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bangjeyy.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bangjeyy.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bangjeyy.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bangjeyy.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bangjeyy.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bangjeyy.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bangjeyy.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bangjeyy.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bangjeyy.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=5&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/membangun-warnet-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46427d7bbb17a0c28e138f5ec43e8b59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bangjeyy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/mint8-dl-45.png?w=150&#38;h=96" medium="image">
			<media:title type="html">mint8-dl-45</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/screenshot.png?w=300&#38;h=225" medium="image">
			<media:title type="html">Screenshot</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jkw1.files.wordpress.com/2010/01/screenshot-billing-server-warnet-ccl.png?w=300&#38;h=206" medium="image">
			<media:title type="html">Screenshot-Billing  Server Warnet CCL</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>teknik USB extender</title>
		<link>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/teknik-usb-extender/</link>
		<comments>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/teknik-usb-extender/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 16:14:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangjeyy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangjeyy.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Teknik USB extender From SpeedyWiki Jump to: navigation, search Detail membuat USB Extender ini di jelaskan oleh Pak Gun pada Web-nya. Ada beberapa resep yang akan menyebabkan USB Extender ini berhasil, antara lain, set USB pada motherboard PC agar menjadi USB 1.1, jangan USB 2.0. USB 1.1 mempunya kecepatan maksimum 10Mbps jadi lebih reliable untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=3&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Teknik USB extender</h1>
<h3 id="siteSub">From SpeedyWiki</h3>
<div id="jump-to-nav">Jump to: <a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknik_USB_extender#column-one">navigation</a>,  <a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknik_USB_extender#searchInput">search</a></div>
<p><!-- start content -->Detail membuat USB Extender ini di jelaskan oleh Pak Gun pada  Web-nya. Ada beberapa resep yang akan menyebabkan USB Extender ini  berhasil, antara lain,</p>
<ol>
<li> set USB pada motherboard PC agar menjadi USB 1.1, jangan USB  2.0. USB 1.1 mempunya kecepatan maksimum 10Mbps jadi lebih reliable  untuk di tarik jarak jauh di bandingkan dengan USB 2.0.</li>
<li> Gunakan kabel Ethernet / UTP yang baik, terutama merek Belden  yang asli. Jangan pakai kabel UTP abal-abal.</li>
<li> Coba dulu dengan jarak pendek, misalnya 5 meter. Semakin  panjang jarak, semakin tinggi tingkat kegagalan.</li>
</ol>
<p><strong>Langkah 1</strong> – Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat USB  extender, yaitu, (1) kabel USB bawaan Wifi, (2) kabel UTP, (3) pipa pvc  kecil, (4) rubber tape, dan (5) thermofit / kondom kabel. Jika sulit  utk memperoleh thermofit, dapat di akali menggunakan solder dan selotape  kabel.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:1-Material.jpg"><img longdesc="1-Material.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/c/c0/1-Material.jpg/300px-1-Material.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:1-Material.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 2</strong> &#8211; kabel LAN untuk memperpanjang kabel USB</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:2-Kabel-UTP.jpg"><img longdesc="2-Kabel-UTP.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/5/54/2-Kabel-UTP.jpg/300px-2-Kabel-UTP.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:2-Kabel-UTP.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 3</strong> &#8211;  Kelupas kabel LAN / UTP di kedua ujungnya.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:3-UTP-dikupas.jpg"><img longdesc="3-UTP-dikupas.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/a/a8/3-UTP-dikupas.jpg/300px-3-UTP-dikupas.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:3-UTP-dikupas.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 4</strong> – Potong kabel USB bawaan Wifi dan kelupas ke dua  ujungnya agar terlihat kabel di dalamnya.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:4-Kabel-USB-dipotong.jpg"><img longdesc="4-Kabel-USB-dipotong.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/1/18/4-Kabel-USB-dipotong.jpg/300px-4-Kabel-USB-dipotong.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:4-Kabel-USB-dipotong.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 5</strong> – Perhatikan warna kabel USB, biasanya, ada warna  merah, hitam, dan putih, hijau. Merah dan hitam biasanya untuk tegangan  daya 5V. Hijau putih biasanya merupakan kabel data USB,</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:5-Warna-Kabel-USB.jpg"><img longdesc="5-Warna-Kabel-USB.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/2/21/5-Warna-Kabel-USB.jpg/300px-5-Warna-Kabel-USB.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:5-Warna-Kabel-USB.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 6</strong> – Potong pipa pvc kecil. Masukan pipa pvc kecil ke  masing-masing ujung kabel UTP. Satukan kabel-kabel UTP berdasarkan warna  seperti tampak pada gambar. Untuk memudahkan, detail penyatuan kabel di  tulis pada tabel di bawah.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:6-Pipa-pelindung-sambungan.jpg"><img longdesc="6-Pipa-pelindung-sambungan.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/8/8b/6-Pipa-pelindung-sambungan.jpg/300px-6-Pipa-pelindung-sambungan.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:6-Pipa-pelindung-sambungan.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 7</strong> &#8211; Lebih dekat dengan pipa PVC yang di masukan ke kabel  UTP.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:7-Pipa.jpg"><img longdesc="7-Pipa.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/3/34/7-Pipa.jpg/300px-7-Pipa.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:7-Pipa.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Perhatikan baik-baik warna kabel yang di satukan menjadi satu,  sehingga kita mempunyai &#8220;empat&#8221; kabel dari delapan kabel UTP, kabel yang  dijadikan satu adalah,</p>
<ol>
<li> putih oranye – oranye (2 kabel)</li>
<li> putih hijau (1 kabel)</li>
<li> hijau (1 kabel)</li>
<li> putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel)</li>
</ol>
<p><strong>Langkah 8</strong> – Siapkan kabel UTP untuk di sambungkan ke kabel USB.  Masukan thermofit / kondom kabel ke kabel USB. Perhatikan baik-baik  warna kabel UTP yang di siapkan untuk di sambung ke kable USB. Agar  jelas, ada baiknya di tulis pada tabel di bawah ini.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:8-Kabel-yg-disambung.jpg"><img longdesc="8-Kabel-yg-disambung.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/a/ae/8-Kabel-yg-disambung.jpg/300px-8-Kabel-yg-disambung.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:8-Kabel-yg-disambung.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<table border="1" cellpadding="2">
<tbody>
<tr>
<th>UTP</th>
<th>USB</th>
</tr>
<tr>
<td>putih oranye – oranye (2 kabel)</td>
<td>merah</td>
</tr>
<tr>
<td>putih hijau (1 kabel)</td>
<td>putih</td>
</tr>
<tr>
<td>hijau (1 kabel)</td>
<td>hijau</td>
</tr>
<tr>
<td>putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel)</td>
<td>hitam</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Langkah 9</strong> – Pastikan semua kabel telah tersambung dengan baik  menggunakan thermofit / kondom kabel.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:9-Tersambung.jpg"><img longdesc="9-Tersambung.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/1/13/9-Tersambung.jpg/300px-9-Tersambung.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:9-Tersambung.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 10</strong> – detail kabel yang telah di lapisi oleh thermofit  tampak pada gambar.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:10-Tersambung1.jpg"><img longdesc="10-Tersambung1.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/d/d0/10-Tersambung1.jpg/300px-10-Tersambung1.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:10-Tersambung1.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Langkah 12</strong> – setelah yakin bahwa sambungan kabel menggunakan  thermofit berhasil di lakukan dengan baik. Tutup semuanya menggunakan  pipa pvc kecil. Selotape dengan baik semua ujung pipa pvc kecil agar  kuat tertutup dan menempel ke kabel USB / UTP. Selesai sudah pembuatan  USB extender agar kabel USB dapat cukup panjang mencapai atap.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:12-USB-extender.jpg"><img longdesc="12-USB-extender.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/6/62/12-USB-extender.jpg/300px-12-USB-extender.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:12-USB-extender.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Laporan yang masuk di mailing list indowli@yahoogroups.com,  konstruksi kabel USB extender ini tanpa di tambah apa-apa dapat mencapai  jarak 10 meter dengan baik.<br />
<strong>Langkah 13</strong> – jika kita menginginkan kabel USB extender yang jauh,  tampaknya ada baiknya menggunakan kabel USB repeater sepanjang 5 meter  sebelum di injeksikan ke kabel USB extender yang panjangnya bisa  mencapai 20 meter.</p>
<div>
<div>
<div><a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:13-Disambung-dg-USB-Repeater--Optional.jpg"><img longdesc="13-Disambung-dg-USB-Repeater--Optional.jpg" src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/0/04/13-Disambung-dg-USB-Repeater--Optional.jpg/300px-13-Disambung-dg-USB-Repeater--Optional.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div>
<div><a title="Enlarge" href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:13-Disambung-dg-USB-Repeater--Optional.jpg"><img src="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Laporan yang masuk, teknik untuk mencapai jarak sedemikian panjang  tidak mudah. Banyak rekan-rekan yang gagal mencapai jarak yang  sedemikian jauh.</p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bangjeyy.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bangjeyy.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bangjeyy.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bangjeyy.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bangjeyy.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bangjeyy.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bangjeyy.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bangjeyy.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bangjeyy.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bangjeyy.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bangjeyy.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bangjeyy.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bangjeyy.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bangjeyy.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=3&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/teknik-usb-extender/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46427d7bbb17a0c28e138f5ec43e8b59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bangjeyy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/c/c0/1-Material.jpg/300px-1-Material.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/5/54/2-Kabel-UTP.jpg/300px-2-Kabel-UTP.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/a/a8/3-UTP-dikupas.jpg/300px-3-UTP-dikupas.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/1/18/4-Kabel-USB-dipotong.jpg/300px-4-Kabel-USB-dipotong.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/2/21/5-Warna-Kabel-USB.jpg/300px-5-Warna-Kabel-USB.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/8/8b/6-Pipa-pelindung-sambungan.jpg/300px-6-Pipa-pelindung-sambungan.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/3/34/7-Pipa.jpg/300px-7-Pipa.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/a/ae/8-Kabel-yg-disambung.jpg/300px-8-Kabel-yg-disambung.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/1/13/9-Tersambung.jpg/300px-9-Tersambung.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/d/d0/10-Tersambung1.jpg/300px-10-Tersambung1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/6/62/12-USB-extender.jpg/300px-12-USB-extender.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/images/thumb/0/04/13-Disambung-dg-USB-Repeater--Optional.jpg/300px-13-Disambung-dg-USB-Repeater--Optional.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/hello-world/</link>
		<comments>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 14:31:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangjeyy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=1&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bangjeyy.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bangjeyy.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bangjeyy.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bangjeyy.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bangjeyy.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bangjeyy.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bangjeyy.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bangjeyy.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bangjeyy.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bangjeyy.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bangjeyy.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bangjeyy.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bangjeyy.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bangjeyy.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bangjeyy.wordpress.com&amp;blog=12334587&amp;post=1&amp;subd=bangjeyy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangjeyy.wordpress.com/2010/03/02/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/46427d7bbb17a0c28e138f5ec43e8b59?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bangjeyy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
